jadwal ganjil genap

Kota besar yang metropolis memang menjadi sasaran tersendiri bagimereka yang ingin mendapatkan pekerjaan dan memperbaiki taraf hidup. Namundibalik gemerlapnya kota besar, ada hal negatif juga yang biasanya menjadikonsekuensi. Seperti di ibukota Jakarta dimana menjadi kota paling padat diIndonesia. setiap hari di ruas jalan utama mengalami kemacetan yang parahsehingga sangat mengganggu aktifitas. Berbagai cara dilakukan pemerintah untukmengatasi kemacetan tersebut salah satunya dengan menerapkan jadwal ganjil genap di jalan-jalan tertentu dan jam tertentu.

Apa itu peraturan kendaraan ganjil genap? Peraturan ini mengatur kendaraan yang boleh melintasi jalan tertentu yang didasarkan pada nomer plat kendaraannya. Di Jakarta sendiri ganjil genap sudah diperkenalkan dari tahun lalu oleh gubernur yang menjabat. Kemudian di pertengahan tahun 2018 lalu mulai diuji coba kembali di beberapa ruas jalan utama. Berikut ini adalah beberapa rus jalan yang dikenai peraturan ganjil genap dari bulan Juli 2018:

  • Jl. Merdeka barat.
  • Jl. Gatot subroto.
  • Jl. Sudirman.
  • Jl. Sisingamangaraja.
  • Jl.MH Thamrin.

Kemudian di tanggal 1 Agustus jalan besar yang dikenai peraturan ganjil genap semakin diperluas karena ada event besar yang diadakan di Jakarta yaitu Asian Games dan Para Asian Games. Berikut ini adalah lajur-lajur yang dikenai peraturan tersebut sejak bulan Agustus 2018:

  • Jl. HR Rasuna Said.
  • Jl. MT Haryono.
  • Jl Jend. Gatot Subroto.
  • Jl.Jend S. Parman.
  • Jl. Jend Panjaitan.
  • Jl. Jend Ahmad Yani.
  • Jl. Benyamin Sueb.
  • Jl. Metro Pondok Indah.
  • Jl. RA Kartini.

Diperluasnya jalan raya yang mengadaptasi peraturan tersebut menjadi bukti bahwa pemberlakuan ganjil genap dapat mengurai kemacetan yang terjadi di ibukota.

Untuk jam pemberlakuannya sendiri berbeda-beda. Pada awal peraturan tersebut, jadwal diberlakukan sejak jam 06.00 hingga 21.00. Namun setelah event besar selesai, peraturan pemberlakuan jadwal diubah menjadi jam 06.00 -10.00 dan pukul 16.00 -20.00. Dengan begitu, di jam berangkat dan pulang beraktivitas, Anda perlu memperhatikan nomer plat kendaraan Anda untuk menyesuaikan pilihan jalan mana yang harus diambil untuk menghindari sanksi.

Baca Juga :  Rekomendasi Merk Oli Terbaik Untuk Motor Anda

Lalu apa sanksinya jika ada yang melanggar peraturan tersebut? Adabeberapa jenis sanksi yang diberlakukan untuk memberikan efek jera padapelanggar ganjil genap yaitu:

  • Sanksi slip biru.

Sanksi slip biru memungkinkan pemilik mobil untuk tidak perlu mengikuti sidang pelanggaran namun harus membayarkan denda di tempat pelanggaran dengan denda maksimal Rp. 500 ribu. Pembayarannya tidak diberikan kepada petugas namun harus datang ke bank untuk mentransfer biaya denda. Bukti transfer akan digunakan untuk mengambil SIM atau STNK yang di tilang.

  • Sanksi slip merah.

Sanksi slip merah diberikan jika pengendara tidak setuju dengan dakwaan yang diberikan sehingga mengajukan banding. Dengan Slip merah, pengendara harus datang ke pengadilan dan menjelaskan kronologis kejadian. Dari proses pengadilan itulah nantinya diputuskan apakah pengendara bersalah atau tidak beserta hukuman yang akan diberikan jika terbukti bersalah.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai kebijakan ganjil genap diJakarta. Menguraikemacetan sebetulnya adalah kewajiban semua pengendara dan pemakai jalan agarmenciptakan suasana yang nyaman di jalan raya. Karenanya, apapun peraturan yangdiberikan oleh petugas perhubungan dan kepolisian seharusnya dilakukan denganmaksimal agar tercipta keteraturan yang diinginkan bersama.